Kamis, 17 Agustus 2019 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Maju-mundur Kenaikan BBM, PAN: Jokowi Tak Berani Jelang 2019
Kamis, 11-10-2018 - 08:27:43 WIB

TERKAIT:
 
  • Maju-mundur Kenaikan BBM, PAN: Jokowi Tak Berani Jelang 2019
  •  

    BANGAI.ID, JAKARTA - Rencana kenaikan harga premium mengalami maju mundur. Presiden Jokowi dinilai tak berani mengeksekusi kebijakan itu di momen jelang Pilpres 2019 ini.

    "Saya rasa tidak akan berani (Jokowi menaikkan BBM sebelum Pilpres), nanti rakyat akan marah (bila BBM naik)," kata Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi kepada wartawan, Kamis (11/10/2018).

    Kebijakan Jokowi disebutnya hanya berdasarkan tanggapan kebanyakan orang saja. Bila banyak orang tak setuju, maka kebijakan itu juga bisa diubah supaya disukai banyak orang.

    "Kebijakan didasarkan kepada respons publik. Ketika respons publik negatif kemudian diubah," tuturnya.

    Bila Jokowi mengeksekusi kebijakan tak populis itu, rakyat bisa marah. Viva menyoroti maju-mundurnya rencana kenaikan harga BBM ini sebagai bentuk kebijakan yang tak matang.

    "Ini bukti bahwa kebijaksanaan itu tidak berdasarkan pertimbangan dan perencanaan yang matang," ujar juru bicara tim Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019 ini.

    Menurutnya, alasan ketidaksiapan Pertamina di balik maju mundurnya rencana kenaikan harga BBM tidak bisa diterima. Dia menyebut ini adalah wujud dari kesalahan manajemen dalam mengkoordinasikan jajaran pemerintahan. Akibatnya, muncul ketidakpastian.

    "Ini merugikan rakyat. Ini akan mengakibatkan ketidakpastian, menimbulkan ketidakpercayaan kepada pemerintah," kata dia.

    Lebih dari itu, Viva berpendapat harga premium memang tak boleh dinaikkan. Bila kondisi material mengharuskan BBM naik, maka pemerintah bisa menyiasatinya. Menurut dia, subsidi yang menekan harga BBM adalah hak rakyat, karena subsidi diambil dari pajak dan devisi dari rakyat.

    "Pembangunan infrastruktur yang spektakuler bisa lah dikurangi untuk subsidi BBM demi rakyat," kata Viva, seperti dilansir dari detik.com, (11/10/2018).

    Maju-mundur rencana kenaikan BBM itu diawali dengan informasi bahwa BBM akan naik, diperoleh detikFinance sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu (10//10) kemarin. Pukul 17.00 WIB, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyatakan kenaikan harga BBM batal.

    "Sesuai arahan Bapak Presiden rencana kenaikan harga Premium di Jamali (Jawa Madura Bali) menjadi Rp 7.000 dan di luar Jamali menjadi Rp 6.900, secepatnya pukul 18.00 hari ini, agar ditunda," kata Jonan kepada detikcom, Rabu (10/10) kemarin.(*)



     
    Berita Lainnya :
  • Maju-mundur Kenaikan BBM, PAN: Jokowi Tak Berani Jelang 2019
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Kamis Ini BEM Seluruh Indonesia Gelar Demo Pembatalan UU KPK Hasil Revisi
    Kamis 17-10-2019 - 07:37
    Astra International Daihatsu Pekanbaru Gelar Showroom Event dan Astra untuk Riau Hijau
    Kamis 17-10-2019 - 07:16
    Danlanud Rsn: Hidup Rukun, Damai, Cinta Kasih, TNI-Polri Semakin Kuat
    Kamis 17-10-2019 - 06:53
    Kadisnfolahta: Simtelog Dapat Mendukung Operasional Alutsista TNI AU
    Rabu 16-10-2019 - 12:06
    Srikandi Lanud Rsn Meriahkan Air Force Expo
    Selasa 15-10-2019 - 01:13
    Danlanud Rsn Tutup Air Force Expo 2019
    Senin 14-10-2019 - 08:12
    Hari Terakhir Kadispers Ajak Warga Meriahkan Air Force Expo
    Senin 14-10-2019 - 06:35
    Wakil Walikota: Air Force Expo Luar Biasa
    Minggu 13-10-2019 - 10:57
    Danlanud Rsn: Sehat Itu Sangat Mahal
    Sabtu 12-10-2019 - 17:43
    Danlanud Rsn Buka Meet And Greet Event Air Force Expo 2019
    Sabtu 12-10-2019 - 17:37
    Sandwich Spesial Ny Irenne Ronny Moningka Sebet Juara I
    Sabtu 12-10-2019 - 17:30
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Bangai.iD | ruang inspiratif