Minggu, 07 Juni 2020 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Jokowi, TKA China, dan Pilpres 2019
Selasa, 11-12-2018 - 20:13:26 WIB
Foto: ilustrasi/net*
TERKAIT:
 
  • Jokowi, TKA China, dan Pilpres 2019
  •  

    BANGAI.ID, JAKARTA - Pada Pemilihan Presdien 2019 mendatang, Joko Widodo kembali mencolonkan diri. Sebagai petahana, tentu Jokowi telah memerintah selama 4 tahun lebih, dan sudah ada beberapa kebijakan yang dibuat.


    Dari kebijakan-kebijakan yang dibuat, ada sutu kebijakan yang terus menuai kontroversi, yaitu kebijakan investasi Republik Rakyat China (RRC) di Indonesia.


    Sebab selain investasi, juga membawa tenaga kerja secara besar-besaran di tengah jutaan angkatan kerja di dalam negeri yang menganggur.


    Ini sangat berbahaya bagi masa depan anak cucu dan negeri ini.


    Protes demi protes atas kebijakan ini telah dilakukan oleh rakyat dari Sabang sampai Marueke, bahkan telah terjadi bentrokan fisik di beberapa daerah, antara tenaga kerja China dengan pekerja lokal karena perbedaan fasilitas dan gaji yang diberikan.


    Tapi itu tidak pernah menjadi pertimbangan bagi Presiden Jokowi untuk mengevaluasi permasalahan investasi ini, padahal Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah marah akibat kebijakan ini.


    Namun, yang terjadi bukan Jokowi mengevaluasi kebijakan ini, tetapi yang dilakukan melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman yang dipimpin Luhut Binsar Pandjaitan, menawarkan proyek baru senilai 60 miliar dolar AS atau setara Rp 870,5 triliun kepada para investor China.


    Tawaran itu dimaksudkan untuk memanfaatkan skema kerja sama One Belt One Road (OBOR).


    Melihat kebijakan ini, apakah Jokowi layak diteruskan menjadi Presiden pada Pilpres nanti? Mari tanya hati nurani kita sebagai rakyat dan bangsa Indonesia.


    Bayangkan bagaimana nasib anak cucu kita di masa depan.


    Tulisan ini bukan provokasi maupun agitasi, tetapi sebagai bentuk kecintaan dan tanggung jawab moral serta penyeselan mendalam sebab penulis terlibat menaikan Jokowi pada Pilpres 2014 yang lalu. (*)


    Amirullah Hidayat

    Penulis adalah Koordinator Pusat Relawan Komunitas Sadar (Korsa).


    Artikel ini telah tayang di RMOL dengan judul "Jokowi, Tenaga Kerja China, dan Pilpres 2019".









     
    Berita Lainnya :
  • Jokowi, TKA China, dan Pilpres 2019
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Ade Minta Ponpes di Riau Agar Diberi Perhatian Khusus oleh Pemprov
    Sabtu 30-05-2020 - 09:03
    Puskopkar Sudah Kuasai Lahan dan Kebun Sawit di Rohul
    Sabtu 23-05-2020 - 16:16
    Generasi yang tak Diinginkan, Sebuah Perbandingan Antara "Yang Disayang" dan "Yang Dibuang"
    Selasa 19-05-2020 - 13:16
    Sudah Lama Vakum, Bisnis Puskopkar Riau Segera Dihidupkan Kembali
    Selasa 19-05-2020 - 10:26
    Iwapi Pekanbaru Serahkan 107 Paket Sembako kepada Masyarakat Terdampak Covid-19
    Selasa 12-05-2020 - 08:31
    DPD Pengajian Al Hidayah Riau dan BKOW Bagikan Ratusan Masker di Jalan
    Minggu 10-05-2020 - 12:31
    Ketua DPD Pengajian Al Hidayah Riau Terharu Saat Bagikan Sembako kepada Warga Terdampak Covid-19
    Minggu 10-05-2020 - 10:34
    Opini
    DIDI KEMPOT SANG MAESTRO CAMPUR SARI
    Selasa 05-05-2020 - 14:20
    Virus Corona
    TNI-Polri di Riau Bagikan 300 Paket Sembako ke Jukir Hingga Penyapu Jalan
    Minggu 19-04-2020 - 14:51
    Pemko Pekanbaru Disarankan Geser Anggaran Daerah untuk 3 Bulan Dalam Penanggulangan Covid-19
    Jumat 17-04-2020 - 09:26
    Peri Akri: Pemerintah Harus Pastikan Sejumlah Pasokan Aman Sebelum Pemberlakuan PSBB
    Senin 13-04-2020 - 18:21
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Bangai.iD | ruang inspiratif