Senin, 15 08 2022 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Mak Lampir Bakal 'Dihidupkan' Kembali, Begini Penampakannya
Minggu, 28-10-2018 - 09:18:50 WIB
Foto net/ig*
TERKAIT:
   
 

BANGAI.ID, JAKARTA -- Sosok Mak Lampir yang pernah terkenal di dekade 90-an bakal dihidupkan kembali. Stasiun televisi MNCTV, akan menayangkan sinetron kolosal Misteri Gunung Merapi versi baru. Rencananya, sinteron tersebut bakal tayang pada 2018.

Bicara tentang Misteri Gunung Merapi, tentunya banyak yang penasaran dengan sosok Mak Lampir versi baru. Di versi lawas, karakter berwajah seram ini sukses diperankan oleh Farida Pasha.

Sebagian warganet pun lantas penasaran, siapa pemeran Mak Lampir di Misteri Gunung Merapi versi baru?

Seperti dilansir TribunSolo.com dari berbagai sumber, kabarnya artis Varissa Camelia akan memerankan Mak Lampir.

Wanita kelahiran 28 Februari 1984 ini sebelumnya sudha malang melintang di layar kaca.

Tercata, Varissa telah bermain di sejumlah sinetron dan FTV, seperti Si Biang Kerok, Sajadah Cinta Maryam, Dear Nathan The Series, Oh Mama Oh Papa, Mata Bathin, Jodoh Wasiat Bapak, dan lain-lain.

Untuk karier di bidang film, Varissa pernah membintangi sejumlah judul seperti Cinta Pertama (2006) dan Rumah Tanpa Jendela (2011).

Varissa sempat mengunggah sejumlah foto teasernya kala syuting sinetron Mak Lampir. Sayangnya, dalam foto yang dia unggah tak tampak dengan jelas wajah Mak Lampir versi terbaru.

Hanya saja, sejumlah rekannya sesama artis sudah melempar teaser bagaimana sosok Mak Lampir ini. Begitu pula tim produksi Genta Buana Paramita juga sudah mengunggah foto Mak Lampir.

Dalam foto yang mereka unggah di akun Instagram tersebut, tampak sosok pemeran Mak Lampir menjalani make up. Wajahnya dilaburi warna hijau dengan rambut putih tergerai. Sekilas sosok Mak Lampir ini identik dengan versi lawasnya.

Berdasarkan catatan Wikipedia, Misteri Gunung Merapi adalah sinetron kolosal produksi Genta Buana Pitaloka yang ditayangkan di Indosiar pada tahun 1999 dan berakhir pada tahun 2005.

Pemain utama di sinetron ini dahulu ialah Farida Pasha, Marcelino, Yuni Sulistyawati, Rizal Djibran, Wulan Guritno, Monica Oemardi dan masih banyak lagi.

Sinetron ini juga meraih rating tinggi di Indosiar, bahkan ratingnya unda-undi dengan sinetron Tersanjung. Nah, tentunya semakin banyak yang penasaran melihat akting Varissa Camelia di sinetron ini.

Apakah ia akan memerankan tokoh Mak Lampir yang cukup legendaris ini? Kita tunggu saja jadwal tayangnya di MNC TV. (*)



 
Berita Lainnya :
  • Mak Lampir Bakal 'Dihidupkan' Kembali, Begini Penampakannya
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Sambut Tahun Baru Islam  Pegadaian Gelar Khitan Massal Melalui Program Mengetuk Pintu Langit
    Minggu 31-07-2022 - 14:14
    Pegadaian Borong 3 Penghargaan Bergengsi Sekaligus Karena Dinilai Sukses Bangun Reputasi Perusahaan 
    Minggu 31-07-2022 - 14:08
    Kartu Emas Pegadaian Raih Penghargaan Inewsmaker Award 2022
    Jumat 01-07-2022 - 17:33
    Pegadaian Gelar Program Ketuk Pintu Langit dengan Sedekah Jumat
    Sabtu 11-06-2022 - 18:03
    Langgar Permedagri No 1 Tahun 2018, Armilis: SK Kamsol dan Muflihun Bisa di PTUN
    Sabtu 21-05-2022 - 21:31
    Begini Tanggapan Pegadaian Soal Gugatan Hak Cipta Layanan Tabungan Emas
    Rabu 18-05-2022 - 07:01
    Imron Calon Kuat Pj Bupati Kampar, Gubri Harus Tolak Nama di Luar Rekom
    Sabtu 14-05-2022 - 20:18
    Silaturrahmi
    Jalin Keakraban, Alumni Angkatan Dua MA-PN Rohul Gelar Buka Bersama
    Rabu 27-04-2022 - 21:22
    Susunan Direksi dan Dewan Komisaris PT Pegadaian Dirombak
    Senin 25-04-2022 - 22:33
    Dr Elizabeth Beberkan Layanan Baru di Eka Hospital Pekanbaru dalam Acara Buka Bersama
    Senin 25-04-2022 - 22:33
    Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Gelar Bazar Emas & Kuliner Ramadhan
    Rabu 20-04-2022 - 22:33
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Bangai.iD | ruang inspiratif