Senin, 20 Agustus 2019 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Pemuda Palestina Tewas Ditembak di Perut oleh Militer Israel
Sabtu, 11-05-2019 - 08:34:29 WIB
Foto: ilustrasi/cakaplah/*
TERKAIT:
 
  • Pemuda Palestina Tewas Ditembak di Perut oleh Militer Israel
  •  

    BANGAI.ID, PEKANBARU -- Seorang pemuda Palestina tewas usai ditembak militer Israel saat terjadi bentrokan di perbatasan Gaza, Jumat (11/5/2019). Mengutip AFP, Kementerian Kesehatan Hamas memastikan pemuda yang tewas tersebut bernama Abdullah Abdul Aal yang masih berusia 24 tahun.

    "Abdullah ditembak di bagian perut di perbatasan timur Rafah di Jalur Gaza Selatan," kata seorang juru bicara Kemenkes Hamas.

    Abdullah adalah korban pertama sejak gencatan senjata dideklarasikan empat hari lalu.

    Sebelumnya, Angkatan Bersenjata Israel dan militan Palestina di Jalur Gaza sepakat melakukan gencatan senjata. Kesepakatan itu terjadi setelah keduanya terlibat saling serang, hingga merenggut 23 nyawa.

    Seperti dilansir Reuters, Senin (6/5/2019), kabar gencatan senjata itu dilaporkan akan dimulai hari ini. Perundingan kedua belah pihak terjadi ditengahi oleh Mesir.

    "Gencatan senjata akan mulai berlaku pada Senin pukul 04.30 (waktu setempat)," kata sumber seorang pejabat Palestina.

    Bentrokan antara militan di Jalur Gaza, Palestina dan militer Israel pada awal Ramadan tahun ini membuat khawatir karena bisa menjurus kepada perang besar seperti lima tahun silam. Indonesia sebagai pendukung perdamaian di antara kedua belah pihak mengecam dan mendesak supaya tindakan saling serang segera diakhiri.

    Senada dengan RI, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, turut mengecam konflik yang kembali memanas di Jalur Gaza. Dia meminta semua pihak berhenti menyerang dan mengambil langkah meredakan ketegangan serta menahan diri.

    Akibat bentrokan ini, Israel sempat menutup perbatasan dan melarang pengiriman bantuan ke Jalur Gaza. Yakni bahan bakar dari Qatar untuk pembangkit listrik tenaga diesel.

    Jika pasokan bahan bakar langka, maka dikhawatirkan bakal memicu krisis listrik di Jalur Gaza.

    Ismail Haniyah, pemimpin partai politik dan milisi yang menguasai Jalur Gaza, Hamas, menyatakan tidak berminat memulai peperangan baru dengan Israel. Dia menyatakan akan meminta anak buahnya menghentikan serangan dan meredakan ketegangan hanya jika Israel menghentikan serangan. Seperti dilansir dari cakaplah.com, Sabtu (11/5/3019). (*)




     
    Berita Lainnya :
  • Pemuda Palestina Tewas Ditembak di Perut oleh Militer Israel
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Penyelenggaraan Uji Kompetensi Guru tahap III di lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.
    Senin 20-05-2019 - 10:44
    Tabrakan dengan Truk, Pengendara Vixion Ini Tewas di Tempat
    Selasa 14-05-2019 - 14:54
    Dishub Riau Prediksi Angkutan Darat Alami Peningkatan saat Mudik Lebaran
    Selasa 14-05-2019 - 14:50
    FPI Pekanbaru Sweeping Tempat Hiburan Malam, Ternyata Banyak Pujasera Jual Miras
    Selasa 14-05-2019 - 14:44
    MUI Bengkalis Imbau Masyarakat Tolak Ajakan People Power
    Selasa 14-05-2019 - 14:40
    Kebakaran Sering Terjadi di Pekanbaru, Ini Pesan Firdaus
    Selasa 14-05-2019 - 14:34
    Petahana Banyak Tumbang, Ini Caleg Dapil Rohil yang akan Melenggang ke DPRD Riau Gedung DPRD Riau.
    Selasa 14-05-2019 - 14:21
    RAMADHAN,RUMKIT DR.SUKIRMAN LANUD RSN TETAP LAYANI PASIEN
    Senin 13-05-2019 - 22:15
    DPR Diminta Gunakan Hak Angket Selidiki Meninggalnya Ratusan KPPS
    Senin 13-05-2019 - 09:18
    Pasca Kerusuhan di Lapas Siak Lapas Pasirpengaraian Terima 50 Warga Binaan Rutan Siak
    Senin 13-05-2019 - 09:12
    Ribuan Orang di London Turun ke Jalan Dukung Palestina
    Minggu 12-05-2019 - 17:39
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Bangai.iD | ruang inspiratif