Jum'at, 19 Agustus 2019 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Setelah Menangkan Sidang PN Pekanbaru, 3 Dokter Siap Jika RSUD Arifin Achmad Banding
Senin, 19-11-2018 - 08:27:01 WIB
Foto: kuasa hukum penggugat dari pihak dokter RSUD Arifin Achmad, Firdaus Azis SH MH/ist*
TERKAIT:
 
  • Setelah Menangkan Sidang PN Pekanbaru, 3 Dokter Siap Jika RSUD Arifin Achmad Banding
  •  

    BANGAI.ID, PEKANBARU -- Setelah diputuskan hasil sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru yang memenangkan gugatan 3 dokter, kini para dokter Rumah Sakit Umum (RSUD) Arifin Achmad yang menggugat lembaga rumah sakit tersebut masih menunggu respon dari tergugat.

    H Firdaus Ajis selaku Kuasa Hukum 3 dokter tersebut mengatakan, sebagai pihak yang memenangkan gugatan, pihaknya pasif menunggu, karena masih ada peluang bagi tergugat untuk mengajukan banding atau perlawanan hukum selama 14 hari, setelah putusan sidang. 

    Sebagaimana diketahui, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Arifin Achmad selaku tergugat I yang digugat oleh 3 dokter, dan CV Prima Mustika Raya (PMR) sebagai tergugat II. 

    Firdaus menyatakan, pihaknya selalu siap jika pihak tergugat akan melakukan perlawanan hukum, dan juga sudah menyiapkan segala sesuatunya. 

    "Kalau mereka banding, kita sangat siap. Berarti nanti mereka akan membuat memori banding, dan selanjutnya kita juga akan mengajukan kontra memori banding," kata Firdaus melalui pesan whatsapp-nya kepada BANGAI.ID, Minggu (18/11/2018).

    Firdaus juga mengatakan, jika pihak tergugat mengajukan memori banding maka tergugat akan mengajukan keberatan atas putusan PN Pekanbaru, bukan keberatan atas gugatan pihaknya. 

    Namun, jika tak kunjung ada upaya banding dalam 14 hari tersebut, makan menurut Firdaus, pihaknya akan meminta permohonan eksekusi, terkait putusan PN Pekanbaru tersebut. 

    "Jika tidak ada banding dalam 14 hari setelah putusan, maka putusan yang dikeluarkan PN Pekanbaru tersebut akan menjadi inkrah. Kita akan minta eksekusi," imbuhnya. 

    Kedua belah pihak yang digugat menurut Firdaus sudah mengetahui putusan tersebut, karena saat putusan PN Pekanbaru beberapa waktu lalu, pihak tergugat I dan II hadir di persidangan yang diwakilkan oleh kuasa hukum masing-masing  

    Sebagaimana diketahui, sebelumnya 3 dokter Arifin Achmad mengajukan gugatan ke PN Pekanbaru, karena merasa dirugikan oleh pihak RSUD, seperti dikutip dari Tribun Pekanbaru. 

    Gugatan yang sudah dilayangkan beberapa waktu lalu sudah diputus pihak PN Pekanbaru, melalui sidang yang dilaksanakan pada Rabu (14/11) lalu. 

    Hasilnya PN Pekanbaru akhirnya mengabulkan gugatan perdata dari tiga penggugat, yakni, dr Kuswan A Pamungkas, SpBP-RE, dr Weli Zulfikar, SpB(K)KL dan Dr drg Masrial, SpBM. 

    Kuasa hukum para tergugat, Firdaus Azis, SH, MH, mengatakan, gugatan tersebut berawal dari persoalan pinjam meminjam atau utang piutang antara BLUD RSUD Arifin Achmad dengan dokter. 

    "Pada tahun 2012-2013, pengadaan barang untuk alat kesehatan (Alkes) di RSUD tidak ada. Padahal untuk menangani pasien, seperti operasi atau yang mengalami kecelakaan, dibutuhkan alkes tersebut, yang berupa alat operasi. Karena Alkes yang dibutuhkan saat itu tidak ada di RSUD AA, maka dengan berbagai janji, dipakailah Alkes milik dokter. Pemakaian ini sudah berlangsung bukan sekali dua kali, tapi sudah ratusan kali," jelas Firdaus.

    Dikatakannya, awalnya ada dibayarkan oleh pihak RSUD, namun selanjutnya tidak pernah lagi dibayarkan lagi, sehingga ditotalkan dari 3 dokter tersebut berjumlah Rp 460 juta sisa yang belum dibayarkan, ditambah lagi bunganya selama tidak dibayarkan tersebut. 

    Sementara itu, Direktur Umum RSUD Arifin Ahmad, Nuzelly Husnedy yang dikonfirmasi sebelumnya mengatakan, dirinya belum mengetahui hasil putusan tersebut hingga saat ini. 

    "Saya belum lihat hasilnya bagaimana putusan tersebut, jadi belum bisa komentar banyak," jata Nuzelly kepada Tribun Sabtu sore. 

    Dia juga mengatakan, kalau pun ada perkembangan nantinya, itu sudah diserahkan kepada kuasa hukum pihaknya. 

    "Ini kan lembaga, institusi pemerintah, tentunya kita punya kuasa hukum yang menangani hal ini nanti," tuturnya. (*)



     
    Berita Lainnya :
  • Setelah Menangkan Sidang PN Pekanbaru, 3 Dokter Siap Jika RSUD Arifin Achmad Banding
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Umat Nasrani Lanud Rsn Hadiri Ibadah Bersama TNI-Polri pada HUT Bhayangkara ke 73
    Kamis 18-07-2019 - 14:48
    Panglima TNI: Keberhasilan Tugas Pokok Adalah Sumber Daya Manusia yang Mendukung
    Rabu 17-07-2019 - 08:55
    Danlanud Hadiri Lomba Balap Anjing dan Berburu Babi
    Selasa 16-07-2019 - 12:30
    Danlanud Rsn: Personel Lanud Rsn Harus Miliki Baladiri Karate
    Selasa 16-07-2019 - 11:19
    Danlanud Rsn Dampingi Ketua Yasarini Berikan Motivasi
    Selasa 16-07-2019 - 11:16
    Ny Irenne: Membangun Negeri Membutuhkan Generasi Emas
    Selasa 16-07-2019 - 11:13
    Kordias Apresiasi Terpilihnya Zukri Menjadi Ketua DPD PDIP Riau
    Senin 15-07-2019 - 19:45
    Danlanud Rsn Kirim Personelnya dalam Kegiatan TMMD
    Jumat 12-07-2019 - 15:12
    Danlanud Rsn Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-73
    Rabu 10-07-2019 - 21:57
    Tim Khafilah MTQ, MHQ, dan MFQ Lanud Rsn Kembali Sabet 6 Juara
    Rabu 10-07-2019 - 19:24
    Pekas Lanud Rsn Hadiri Musrembang Rpjmd Provinsi.Riau
    Senin 01-07-2019 - 19:06
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Bangai.iD | ruang inspiratif