Jum'at, 14 Mei 2021 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Sayed Junaidi: Waspada Adu Domba Antara KPK dengan Erick Tohir
Kamis, 10-12-2020 - 11:24:23 WIB
Foto: ist/*
TERKAIT:
 
  • Sayed Junaidi: Waspada Adu Domba Antara KPK dengan Erick Tohir
  •  

    BANGAI.ID, JAKARTA -- Terkait adanya sprindik KPK yang dipalsukan dan ditujukan ke Menteri BUMN Erick Tohir, Ketua Umum Rembuk Nasional Aktivis 98, Sayed Junaidi Rizaldi mengecam hal tersebut. 

    Dikatakan Sayed, hal itu merupakan perbuatan terkutuk dan sangat memalukan. Hal ini menurutnya muncul karena kepanikan pihak tertentu sehingga melakukan hal memalukan tersebut. 

    "Yang melakukan itu karena sudah panik terhadap kinerja Erick Tohir, kinerja yang "bersih-bersih" BUMN," kata Sayed, Kamis (10/12/2020).

    Sayed juga memastikan, surat tersebut juga sudah dicek keasliannya dan dipastikan surat itu palsu. Ia juga mengimbau agar seluruh masyarakat mengantisipasi adanya pihak-pihak yang mengatasnamakan KPK ataupun pihak lainnya yang dimanfaatkan untuk mengadu domba.

    "Setelah kami cek, berdasarkan informasi yang kami terima, KPK tidak pernah mengeluarkan surat tersebut. Masyarakat harus mewaspadai pihak-pihak yang mengatasnamakan KPK," ujarnya.

    Ditambahkannya, sprindik palsu ini bukan sekali dua kali terjadi, namun pelakunya sulit ditangkap. "Olah karena itu, KPK harus lebih intens lagi melakukan sosialisasi tentang bagaimana kinerja KPk yang sudah teruji bagus tersebut," terangnya.

    Seperti diberitakan sebelumnya, beredar sebuah surat perintah penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (Sprindik KPK) tertanggal 02 Desember 2020. Dalam sprindik tersebut dimuat tanda tangan dari Ketua KPK Komjen Firli Bahuri.

    Sprindik dikeluarkan untuk melakukan penyidikan terkait kasus pengadaan alat rapid test Covid-19 melalui PT Rajawali Nusantara Indonesia (RIN) yang dilakukan Erick Thohir selaku Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

    Menanggapi sprindik yang beredar tersebut, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pihak lembaga antirasuah tak pernah mengeluarkan sprindik tersebut.

    "Itu bukan surat KPK," ujar Ali saat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/12/2020).

    Sebelumnya, KPK mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai oknum yang mengatasnamakan Direktur Penyelidikan KPK. Apalagi oknum tersebut meminta untuk menyetorkan sejumlah uang melalui rekening.

    "Khususnya kepala daerah maupun pejabat daerah lainnya agar mewaspadai terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai Direktur Penyelidikan KPK, baik melalui telepon maupun WhatsApp yang meminta agar menyetorkan sejumlah uang pada rekening bank tertentu," tambah Ali Fikri 

    Celah menjatuhkan tidak bisa maka diedarkanlah sprindik palsu ini dengam tujuan agar terjadi keresahan di kalangan masyarakat, saya yakin pelakunya terkait kepentingab mereka sdh tidak terakomodir lagi, mereka ini pengusaha hitam, yang bisa berbisnis akibat fasilitas dan backing. Kami minta pak erik tetap fokus bekerja , apalagi proses vaksinisasi sedang berjalan dan ini membutuhkan konsentrasi khusus dan energi yg besar utk melakukan hal tersebut. (*)



     
    Berita Lainnya :
  • Sayed Junaidi: Waspada Adu Domba Antara KPK dengan Erick Tohir
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Berkat Pegadaian, Mustahik Dapat Gerobak Berkah yang Layak untuk Jualan
    Kamis 06-05-2021 - 20:23
    Temukan Pelanggaran Perda dan Prokes Covid-19
    Sabtu 21-03-2021 - 23:27
    Rapat Paripurna Pelaksanaan Reses
    Senin 19-03-2021 - 19:52
    DPRD Sahkan Ranperda Inovasi Daerah dan Ranperda PPBD
    Senin 15-03-2021 - 19:52
    Pertanyakan Peredaran Minol di Pekanbaru
    Senin 01-03-2021 - 20:15
    Nakes Libur adalah Wajib
    Jumat 01-01-2021 - 11:37
    Pariwisata
    Dari Muhibah PWI Pekanbaru ke Sumbar, Wabup Suhatri Bur: Kami Butuh Promosi
    Minggu 27-12-2020 - 12:00
    Ada Aktivis 98 Hingga Kapitra Ampera Masuk Kabinet Reshuffle: Jokowi Harus Tepati Janji !
    Selasa 22-12-2020 - 06:12
    45 Anggota DPRD Pekanbaru Ikuti Bimtek Renja dan Kode Etik di DIY
    Senin 21-12-2020 - 21:27
    Bersempena Usia Ke-18, Alumni AAU 2002 Gelar Baksos
    Sabtu 19-12-2020 - 17:25
    Doni Monardo: Harus Revisi UU Kekarantinaan Kesehatan
    Sabtu 19-12-2020 - 16:20
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Bangai.iD | ruang inspiratif