Jum'at, 05 Maret 2021 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Sayed Junaidi: Kita Doakan Kesembuhan Pak Doni Monardo
Sabtu, 23-01-2021 - 19:14:32 WIB

TERKAIT:
 
  • Sayed Junaidi: Kita Doakan Kesembuhan Pak Doni Monardo
  •  

    BANGAI.ID, JAKARTA—Ketua Umum Rembuk Nasional Aktifis 98 Sayed Junaidi Rizaldi mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendoakan kesembuhan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo karena Doni meyakini dirinya terpapar Covid-19 saat makan sehingga terpaksa melepas masker. Dia menyerukan kepada masyarakat untuk sementara menghindari acara makan bersama guna mencegah penularan.

    “Karena saat makan kita pasti lepas masker dan celah penularan terbuka. Sebaiknya saat makan, tidak ada orang lain di sekitar kita untuk mencegah tertular atau menulari. Untuk sementara, makan bisa sendiri atau terpisah dari orang lain, ” tutur Doni di Jakarta, Sabtu (23/1).

    Dia menuturkan selama seminggu memimpin langsung penanganan bencana di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan ada beberapa momen harus melepas masker ketika bersama orang lain. “Jadi saya yakin pada saat melepas masker dan makan itulah saya tertular.”

    Coba bayangkan tugas pak Doni yang mgkn sdh hampir setahun nginap di kantor  BNPB, keliling Nusantara dari soal penangganan bencana alam sampai covid," ujar Sayed Junaidi yang juga di panggil Pakcik ini.

    Doni, sejak gempa bumi melanda Sulawesi Barat pada Jumat dini hari, 15 Januari 2021 telah berada di lokasi bencana pada sore harinya. Dia berada dilokasi bencana –termasuk berkunjung ke Banjarmasin dilanda banjir bandang—selama seminggu sebelum kembali ke Jakarta kemarin sore (22/1).

    Dia menuturkan, dalam sebelas bulan terakhir sejak mulai menangani pandemi Covid-19, selalu berusaha menghindari paparan virus dengan menuruti semua anjuran para pakar kesehatan. Namun, dari semua Langkah pencegahan rupanya tetap ada celah sehingga terpapar virus corona.

    Epidemolog Universitas Indonesia yang sekaligus Juru Bicara Nasional Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menduga aktivitas yang begitu padat dan melelahkan serta celah saat makan menjadi penyebab virus Corona menginfeksi Doni Monardo.

    “Ini menjadi pelajaran berharga bahwa kedisiplinan selama sebelas bulan itu tetap ada celah seperti saat makan. Sebelumnya ada juga penelitian yang menemukan bahwa para tenaga kesehatan yang tertular saat mereka istirahat untuk makan dan terpaksa membuka masker,” tutur Wiku.

    Selain itu, aktivitas yang padat dan melelahkan jadi faktor menurunnya imunitas seseorang sehingga menjadi lebih rentan terhadap penyakit. “Itulah mengapa, selain menjalankan protokol kesehatan dengan sangat ketat. Kita juga harus menjadi imunitas dengan istirahat cukup, makan bergizi, serta rutin berolahraga.”

    *Belum Divaksin*

    Sementara itu, Egy Massadiah, Tenaga Ahli Kepala BNPB menegaskan bahwa Doni Monardo belum menjalani vasksinasi Covid-19. Rencananya, Doni dijadwalkan untuk menjalani vaksinasi pada awal pekan depan.

    “Ini untuk meluruskan informasi bahwa Pak Doni sudah menjalani vaksinasi pada 13 Januari 2021. Padahal beliau  Covid-19 lainnya,” tutur Egy.  
    Sabtu pagi ini, Doni Monardo mengumumkan dirinya  positif tertular Covid-19  menyusul  aktivitas padat dalam sepekan terakhir.  “Dari hasil tes PCR tadi malam, pagi ini mendapatkan hasil positif Covid-19 dengan CT  Value 25. Saya sama sekali tidak merasakan gejala apapun,” tutur Doni dalam siaran pers, Sabtu (23/1)

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) tersebut, kini tengah melakukan isolasi mandiri sambil terus memantau perkembangan penanganan Covid-19 dan penanganan bencana di berbagai daerah.

    Pada Jumat sore, Doni dan seluruh staf yang mendampinginya selama kunjungan kerja di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan juga menjalani tes PCR. Hasilnya, salah satu stafnya juga dinyatakan positif.

    “Covid-19 ini begitu dekat di sekitar kita. Selama ini saya berusaha sekuat tenaga patuh dan disiplin menjalan protokol kesehatan dan tetap bisa tertular. Dengan kejadian ini saya meminta masyarakat agar jangan kendor dalam memakai masker, menjaga jarak dan jauhi kerumunan, serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” tuturnya. (*)



     
    Berita Lainnya :
  • Sayed Junaidi: Kita Doakan Kesembuhan Pak Doni Monardo
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Sayed Junaidi : Soal Perpres Miras, Ada Info yang Tidak Utuh Sampai ke Jokowi
    Selasa 02-03-2021 - 11:27
    Sayed Junaidi: Vaksinasi Wartawan Bukti Prioritas Jokowi
    Kamis 25-02-2021 - 14:07
    Sayed Junaidi: Soal MES, Biarkan Erick Thohir Bekerja!
    Kamis 04-02-2021 - 17:58
    Sayed Junaidi: Kita Doakan Kesembuhan Pak Doni Monardo
    Sabtu 23-01-2021 - 19:14
    Nakes Libur adalah Wajib
    Jumat 01-01-2021 - 11:37
    Pariwisata
    Dari Muhibah PWI Pekanbaru ke Sumbar, Wabup Suhatri Bur: Kami Butuh Promosi
    Minggu 27-12-2020 - 12:00
    Ada Aktivis 98 Hingga Kapitra Ampera Masuk Kabinet Reshuffle: Jokowi Harus Tepati Janji !
    Selasa 22-12-2020 - 06:12
    45 Anggota DPRD Pekanbaru Ikuti Bimtek Renja dan Kode Etik di DIY
    Senin 21-12-2020 - 21:27
    Bersempena Usia Ke-18, Alumni AAU 2002 Gelar Baksos
    Sabtu 19-12-2020 - 17:25
    Doni Monardo: Harus Revisi UU Kekarantinaan Kesehatan
    Sabtu 19-12-2020 - 16:20
    Aceh dan Sumut Butuh Pionir dalam Solusi Permanen Banjir Bandang di Indonesia
    Rabu 16-12-2020 - 16:22
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Bangai.iD | ruang inspiratif