Kamis, 30 Juni 2022 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Eni Saragih Mengaku Dapat Tekanan Golkar soal Suap PLTU Riau
Jumat, 05-10-2018 - 05:22:16 WIB

TERKAIT:
   
 

Jakarta - Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih mengaku mendapat tekanan dari Partai Golkar dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1. Namun, Eni tak merinci tekanan dari partainya itu.

"Ada lah pokoknya itu, ada lah (tekanan). Sudah saya sampaikan juga itu. Semua sudah saya sampaikan ke penyidik," kata Eni usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/10).

Eni mengatakan tekanan tersebut tak sampai berbentuk intimidasi ataupun ancaman. Menurut Eni, setiap orang pasti menginginkan keamanan dalam hidupnya.

"Tapi saya tak mengindahkan itu. Tak anggap itu sebagai intimidasi. Yang penting saya sudah berjanji akan kooperatif, menyampaikan apa adanya," ujarnya.

Terkait surat dakwaan pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd Johanes Budisutrisno Kotjo, yang menyebut ada aliran uang untuk kepentingan Pilkada Temanggung 2018, Eni tak membantahnya.

Eni menyatakan telah menyampaikan seluruh rincian penggunaan uang yang diterima dari Kotjo kepada penyidik KPK. Salah satunya, kata Eni adalah untuk keperluan organisasinya maupun Golkar.

"Tapi enggak langsung ke pilkada. Memang itu saya yang pakai. Macam-macam untuk keperluan organisasi iya, keperluan partai iya. Macam-macam lah," kata dia.

Eni kembali menegaskan bahwa apa yang dirinya lakukan dalam proyek PLTU Riau-1 ini adalah menjalankan tugas yang diberikan Golkar. Menurutnya, sebagai kader pasti akan mengawal kepentingan partai yang kini dipimpin Airlangga Hartato itu.

"Bahwa saya diperintahkan partai untuk mengawal ini dan tentunya kalau partai yang memerintahkan ya untuk kepentingan partai," ujarnya.

Kotjo didakwa menyuap anggota Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham dalam proyek PLTU Riau-1 senilai Rp4,75 miliar.

Suap itu diberikan agar Eni membantu Kotjo mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang Riau-1 (PLTU MT Riau-1) antara PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI), China Huadian Engineering Company Ltd (CHEC), termasuk BNR.(cnn)



 
Berita Lainnya :
  • Eni Saragih Mengaku Dapat Tekanan Golkar soal Suap PLTU Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Pegadaian Gelar Program Ketuk Pintu Langit dengan Sedekah Jumat
    Sabtu 11-06-2022 - 18:03
    Langgar Permedagri No 1 Tahun 2018, Armilis: SK Kamsol dan Muflihun Bisa di PTUN
    Sabtu 21-05-2022 - 21:31
    Begini Tanggapan Pegadaian Soal Gugatan Hak Cipta Layanan Tabungan Emas
    Rabu 18-05-2022 - 07:01
    Imron Calon Kuat Pj Bupati Kampar, Gubri Harus Tolak Nama di Luar Rekom
    Sabtu 14-05-2022 - 20:18
    Silaturrahmi
    Jalin Keakraban, Alumni Angkatan Dua MA-PN Rohul Gelar Buka Bersama
    Rabu 27-04-2022 - 21:22
    Susunan Direksi dan Dewan Komisaris PT Pegadaian Dirombak
    Senin 25-04-2022 - 22:33
    Dr Elizabeth Beberkan Layanan Baru di Eka Hospital Pekanbaru dalam Acara Buka Bersama
    Senin 25-04-2022 - 22:33
    Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Gelar Bazar Emas & Kuliner Ramadhan
    Rabu 20-04-2022 - 22:33
    Pegadaian Ajak Nasabah Jadi Sultan Seperti Raffi dan Nagita
    Rabu 13-04-2022 - 21:34
    Pegadaian Siap Salurkan Rp 600 Miliar KUR Syariah untuk Usaha Mikro
    Senin 04-04-2022 - 22:33
    Pegadaian Berhasil Raih 2 Penghargaan BCOMSS Award 2022
    Kamis 24-03-2022 - 21:05
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Bangai.iD | ruang inspiratif