Sabtu, 23 Oktober 2021 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Tahun Depan Pemko Pekanbaru Operasikan Angkutan Feeder dan Jadi Percontohan
Jumat, 17-09-2021 - 14:02:27 WIB

TERKAIT:
 
  • Tahun Depan Pemko Pekanbaru Operasikan Angkutan Feeder dan Jadi Percontohan
  •  

    BANGAI.ID, PEKANBARU - Di Indonesia ada enam kota ditunjuk sebagai percontohan di bidang penyelenggaraan angkutan perkotaan. Dari enam kota itu termasuk ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru.

    Penetapan Kota Pekanbaru sebagai Kota percontohan transportasi oleh Departemen Perhubungan melalui SK 111 tahun 2007. Hal ini juga ditandai dengan penanda tanganan MOU antara Walikota Pekanbaru dengan Dirjen Perhubungan Darat. 

    MOU dengan nomor 8 tahun 2007 ini tentang kerjasama perencanaan, pengoperasian Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) berbasis jalan di Kota Pekanbaru.

    Walikota Pekanbaru Dr Firdaus ST MT menyebut, penyusunan Detail Engineering Design (DED) penyelenggaraan angkutan umum massal  berbasis jalan, merupakan desain teknis pengoperasian sistem angkutan umum massal di Kota Pekanbaru.

    "Kita mulai dengan pembangunan infrastruktur halte yang dilaksanakan pada tahun 2008 dan 2009," ujar Walikota, Jumat (17/9/2021).


    Pembangunan halte terdiri dari Bantuan Pemerintah Pusat sebanyak 19 unit, dan bantuan dari Pihak ketiga sebanyak 47 unit termasuk yang bersifat permanent dan portable. Kemudian, bantuan bis oleh pemerintah pusat pada tahun 2009 sebanyak 20 unit untuk dioperasikan di Kota Pekanbaru. 

    Pada 21 Juni 2009 peluncuran pengoperasian SAUM di Kota Pekanbaru dilakukan dengan biaya operasional dibiayai oleh Pemerintah Kota  Pekanbaru sampai dengan saat ini.


    "Angkutan masalah yang diluncurkan ini kita beri nama Trans Metro Pekanbaru. Dengan 20 unit bus yang dioperasikan," terangnya. 

    Saat itu Bus TMP baru melayani dua koridor, yaitu koridor 1 (Perumahan Pandau – Pelita Pantai) dan Koridor 2 (Terminal BRPS – Kulim). 

    Tidak berhenti disitu, tahun 2014 Pemko Pekanbaru mengembangkan pengoperasian Bus TMP dengan menambah tujuh koridor dengan jumlah armada 75 unit bus besar.

    Pada saat ini, juga telah beroperasi Bus Rapid Transit (BRT) atau Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) berbasis jalan yang melayani 15 Koridor. Bus ini menjangkau jalur utama, dan guna meningkatkan jumlah pengguna atau okupansi pengguna angkutan umum massal. 

    Maka perlu segera didukung dengan pengoperasian Angkutan Feeder atau pengumpan yang melayani Trayek Cabang dan Ranting BRT tersebut dengan tarif terintegrasi dengan BRT.


    "Pada tahun 2022 mendatang, direncanakan akan dioperasikan enam rute feeder sebagai pendukung Bus TMP," jelasnya. 

    Transportasi feeder ini nantinya akan menjadi angkutan pendukung layanan bus TMP. Transportasi feeder akan mengangkut penumpang dari pemukiman warga yang tidak terjangkau Bus TMP ke halte bus TMP. 


    Walikota mengatakan, penumpang hanya menggunakan satu tiket Bus TMP saja. Layanan feeder akan menjangkau hingga ke pemukiman warga. 

    "Layanan feeder ini bisa menjangkau ke lokasi yang tidak dapat dilalui Bus TMP dengan satu tiket bus TMP saja. Kita targetkan akhir tahun ini atau paling lama awal tahun besok bisa beroperasi," katanya.


    Dari 13 koridor yang dilalui Bus TMP saat ini, untuk tahapan awal layanan feeder akan beroperasi di enam koridor bus TMP. Layanan feeder untuk tahapan awal akan beroperasi di wilayah padat penduduk.

    Walikota menyebut, layanan feeder akan dimulai pada Kecamatan Tampan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kecamatan Tenayan, Kecamatan Bukit Raya dan Okura. Kendaraan feeder sendiri dikatakan Firdaus, merupakan kendaraan mini bus. "Yang memiliki sekitar 9 bangku penumpang," jelasnya.

    Pihaknya akan menggunakan pihak ketiga dalam pengelolaan layanan feeder ini. Ia menyebut saat ini sudah ada dari pihak koperasi Dishub Pekanbaru yang berinvestasi sebanyak 5 unit armada feeder untuk satu koridor. 

    "Koperasi pegawai pemerintah kota ada 2 unit, dari operator angkot atau oplet, ada juga dari TMP sendiri," jelasnya.