Jum'at, 19 Agustus 2019 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Over Kapasitas Diduga Awal TAHANAN RUSUH di Rutan Klas IIB Siak Riau Satu Kamar 40 Orang Harusnya 11
Sabtu, 11-05-2019 - 07:14:48 WIB
Foto: over kapasitas diduga awal tahanan rusuh di tutan klas IIB siak riau satu kamar 40 orang harusnya 11/tribunpekanbaru/*
TERKAIT:
 
  • Over Kapasitas Diduga Awal TAHANAN RUSUH di Rutan Klas IIB Siak Riau Satu Kamar 40 Orang Harusnya 11
  •  

    BANGAI.ID,SIAK -- Over kapasitas diduga penyebab awal tahanan rusuh di Rutan Klas IIB Siak Riau, satu kamar diisi sebanyak 40 orang tahanan, padahal harusnya 11 orang.

    Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II Siak Sri Indrapura Riau over kapasitas, seharusnya Rutan itu hanya untuk 128 penghuni, Namun saat ini sudah ditempati oleh 624 warga tahanan.

    Kepala Rutan Siak, Gatot Suariyoko yang didampingi Kasubsi Pengelolaan, Darisman dan Kepala Kesatuan Pengamanan Mulyadi mengatakan, keadaan Rutan seperti itu sudah berlangsung lama.

    Namun, ia meluncurkan berbagai program perawatan dan pembinaan warga tahanan. Sehingga antara petugas dan warga tahanan mempunyai hubungan yang baik.

    "Memang tidak imbang sebenarnya, baik kapasitas dengan jumlah tahanan maupun jumlah petugas dengan jumlah tahanan," kata dia, Jumat (12/4/2019).

    Ia menerangkan, jumlah satu regu penjaga Rutan sebanyak 9 orang. Sebanyak 9 orang itu disebar pula tempat tugasnya, yakni 2 orang setiap blok.

    Dalam 1 hari ada 3 kali sift untuk 3 regu."Setiap regu itu hanya 9 orang, bertugas secara bergantian. Bayangkan sebanyak 9 orang menjaga 624 orang warga tahanan. Tetapi Alhamdulillah, bisa imbang, bisa lancar dan aman," kata dia.

    Memprihatinkannya, kamar dengan kapasitas 11 orang terpaksa diisi oleh lebih 40 orang, dan di Rutan Siak ini hanya tersedia 19 kamar. "Kalau tidur masih bisa, tapi kenyamanan mereka memang terganggu," kata dia.

    Warga tahanan sebanyak 624 orang tersebut termasuk wanita dan anak-anak. Saat ini ada 12 orang anak menjadi warga tahanan.

    Pihaknya juga merencanakan akan memindahkan anak-anak yang sudah menjadi warga binaan atau mempunyai keputusan hukum tetap ke Lapas Pekanbaru.

    "Selama ini Rutan Siak ini sangat kondusif karena kita selalu melakukan pendekatan persuasif dan beragam program lainnya," kata dia.

    Ia menyebut, program Rutan Siak untuk memanusikan manusia. Pihaknya memperlakukan seluruh warga tahanan dalam bentuk yang sama dan tidak membeda-bedakannya.

    Sebab, jika pihaknya memberikan keistimewaan kepada sebagian warga tahanan akan mengancam kondusifitas Rutan itu.

    "Rutan ini sifatnya perawatan. Harusnya tahanan yang sudah divonis hakim dikirim ke Lapas, karena Lapas fungsinya pembinaan, dan Rutan perawatan," kata dia.

    Namun Lapas di Pekanbaru juga over kapasitas, sehingga Rutan Siak terpaksa sekaligus melakukan pembinaan.

    "Mau tidak mau fungsi pembinaan kita jalankan juga, seperti pembinaan jasmani dan rohani. Nah, di Rutan Siak ini setiap hari kita ada senam kebugaran, dan melakukan pembinaan rohani, kerjasama dengan MUI Siak," kata dia.

    Akibat tahanan rusuh di Rutan Siak Jalan Sultan Syarif Kasim tersebut, Siak mencekam menjelang waktu sahur tiba pada Sabtu (11/5/2019).

    Terungkap, tahanan rusuh di Rutan Klas IIB Siak Riau itu tidak terkendalikan dan berakibat warga binaan kabur dan Rutan dibakar.

    Kejadian tersebut diduga akibat kekerasan yang dilakukan petugas Rutan kepada tahanan atau warga binaan.

    Seorang warga binaan, Sudanto harus dipindahkan ke ruang tahanan Mapolsek Siak usai kejadian. Ia tak sungkan menceritakan kronologi peristiwa tersebut. Awalnya pihak Rutan melakukan razia di seluruh kamar tahanan.

    Ternyata petugas menemukan ada warga binaan yang mengkonsumsi Narkotika jenis sabu-sabu.

    "Kemudian datang polisi untuk mengamankan. Ada 3 orang dimasukkan ke sel. Ada petugas Rutan datang dan tahan itu ditamparnya, sehingga tahanan lainnya marah," kata dia.

    Tidak sempat petugas menenangkan situasi, warga tahanan ternyata berani mendobrak pintu ruangan masing-masing.

    Bahkan ada pintu yang hancur dan jebol oleh tahanan tersebut dan mereka berlarian ke luar tahanan.

    "Tahanan semakin marah, pintu-pintu dihancurkannya dan petugas lari keluar," kata dia.

    Situasi semakin menjadi. Narapidana tersebut berhasil menguasai Rutan. Bahkan mereka melemparkan sejumlah benda padat keluar serta ada suara tembakan dari dalam. "Itu dari senjata laras panjang di dalam," kata dia.

    Sekira pukul 01.00 WIB, warga binaan mulai melempari batu keluar, supaya aparat kepolisian tidak bisa masuk. Kemudian muncul kobaran api dengan cepat bisa membesar. "Saya ketakutan, lalu saya dan beberapa teman-teman lari keluar," kata dia. 

    Sudanto merupakan warga binaan yang sehari-hari mendapat tugas di bagian dapur Rutan. Ia bersama 11 rekannya mengaku menyerahkan diri yang dievakuasi ke sel tahanan Mapolsek Siak.

    Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B Siak akhirnya ludes dilalap si jago merah setelah tahanan rusuh pada Sabtu (11/5/2019) dinihari sekitar pukul 04.00 WIB.

    Hal tersebut diduga akibat tahanan rusuh yang terjadi di dalam Rutan sejak pukul 02.00 WIB.

    Informasi yang dihimpun Tribunsiak.com, tahanan dan warga binaan mengamuk karena berselisih paham dengan petugas Rutan.

    Sekitar pukul 02.00 WIB, tiba personel kepolisian membantu petugas Rutan untuk mengamankan suasana.

    Aparat kepolisian bersama Kepala Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura, Riau Gatot Suariyoko berupaya menenangkan suasana. Aparat kepolisian memasukan mobil pemadam kebakaran.

    Karena suasana semakin tidak terkendali, aparat kepolisian menembakkan gas air mata ke dalam bangunan Rutan.

    Namun warga binaan tidak berhenti, malah membuat melempari batu dari dalam ke luar.
    Tidak hanya itu, waega binaan juga melempari petasan.

    Tidak lama berselang, api muncul dari sisi kanan atau rumah ibadah di dalam Rutan. Suasana semakin ribut dan mencekam. Api dengan cepat berkobar sampai ke bagian atap dan pintu masuk utama Rutan. Mobil pemadam kebakaran menembakkan air ke titik kebakaran. Hanya saja, api sangat cepat memamah bangunan Rutan.

    Kerangka-kerangka kayu pada bangunan Rutan itu tampak telah menjadi bara.
    Bangunan Rutan Siak sudah menjadi puing-puing berserakan. Di bagian luar Rutan, ratusan masyarakat sekitar ikut menyaksikan kejadian. Sementara aparat kepolisian memperketat pengamanan.

    Letupan dan ledakan yang terdengar juga membuat warga sekitar histeris. Kini, warga Siak merasa ketakutan karena banyak informasi yang beredar di lapangan, tentang banyaknya warga binaan kabur.

    Hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak berwewenang.

    Suasana Rutan mencekam dan terdengar suara tembakan dari dalam beberapa kali. Belum jelas apa pemicu kerusuhan di dalam Rutan Siak ini. Petugas keamanan dan polisi sudah berjaga di bagian luar ruangan.

    Sedangkan tahanan dan warga binaan di dalam terdengar huru hara dan mencekam. Waka Polres Siak Kompol Abdullah Hariri mengatakan kepada Tribunsiak.com pihaknya telah mengirimkan pasukan ke Rutan Siak. Ia sendiri belum tahu apa yang sedang terjadi di Rutan Siak.

    "Ya personil sudah kita turunkan ke Rutan. Belum tahu apa yang sedang terjadi dan pemicunya. Nanti nanti, saya lagi jalan ke TKP,".

    Sementara itu, di lokasi kejadian, suasana di Rutan Kelas IIB Siak semakin mencekam sesaat menjelang waktu santap sahur tiba.

    Kerusuhan warga binaan semakin tidak terkendali hingga akhirnya gedung Rutan Siak dibakar oleh oknum yang tak bertanggungjawab.

    Api mulai muncul dari sudut bagian depan dalam Rutan Siak sekira pukul 02.38 WIB, Sabtu (11/5/2019) dini hari.

    Padahal sejak pukul 02.00 WIB sudah banyak personel Polri dan TNI yang berupaya mengamankan situasi. Api dengan cepat merambat ke berbagai ruangan dan sisi bangunan.

    Hanya sekitar 1 jam 30 menit bangunan Rutan tersebut sudah hangus dilalap si jago merah.
    Belum diketahui ada atau tidaknya korban jiwa pada kejadian tersebut.

    Warga binaan yang berada di dalam dievakuasi oleh petugas kepolisian. Beberapa orang warga binaan ada yang mengamuk saat dievakuasi namun dengan sigap dimasukkan ke dalam mobil polisi untuk diamankan.

    Warga binaan yang tidak melakukan kerusuhan dapat kembali dikumpulkan. Lokasi saat ini dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan anggota TNI. "Ya, habis bangunan Rutan terbakar. Habis semua itu," kata Dedi, warga setempat yang berada di TKP.

    Belum ada pihak yang berwewenang yang memberikan keterangan atas peristiwa itu. Informasi yang dihimpun Tribun, kerusuhan di Rutan Siak berawal dari perselisihan antara warga binaan dengan petugas. Hal tersebut memicu kegaduhan dan berakhir dengan kericuhan.

    Saat huru hara terjadi, beberapa tembakan terdengar di lokasi kejadian. Bahkan ada yang menyebut-nyebut ada warga binaan yang memegang senjata api.Hingga berita ini ditulis, warga di sekitar memadati jalan yang berada di depan Rutan Siak.

    Suasana sudah mulai kondusif namun petugas tetap memperketat penjagaan. Over Kapasitas Diduga Awal TAHANAN RUSUH di Rutan Klas IIB Siak Riau Satu Kamar 40 Orang Harusnya 11. Seperti dilansir dari tribunpekanbaru.com, Sabtu (11/5/2019). (*)



     
    Berita Lainnya :
  • Over Kapasitas Diduga Awal TAHANAN RUSUH di Rutan Klas IIB Siak Riau Satu Kamar 40 Orang Harusnya 11
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Umat Nasrani Lanud Rsn Hadiri Ibadah Bersama TNI-Polri pada HUT Bhayangkara ke 73
    Kamis 18-07-2019 - 14:48
    Panglima TNI: Keberhasilan Tugas Pokok Adalah Sumber Daya Manusia yang Mendukung
    Rabu 17-07-2019 - 08:55
    Danlanud Hadiri Lomba Balap Anjing dan Berburu Babi
    Selasa 16-07-2019 - 12:30
    Danlanud Rsn: Personel Lanud Rsn Harus Miliki Baladiri Karate
    Selasa 16-07-2019 - 11:19
    Danlanud Rsn Dampingi Ketua Yasarini Berikan Motivasi
    Selasa 16-07-2019 - 11:16
    Ny Irenne: Membangun Negeri Membutuhkan Generasi Emas
    Selasa 16-07-2019 - 11:13
    Kordias Apresiasi Terpilihnya Zukri Menjadi Ketua DPD PDIP Riau
    Senin 15-07-2019 - 19:45
    Danlanud Rsn Kirim Personelnya dalam Kegiatan TMMD
    Jumat 12-07-2019 - 15:12
    Danlanud Rsn Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-73
    Rabu 10-07-2019 - 21:57
    Tim Khafilah MTQ, MHQ, dan MFQ Lanud Rsn Kembali Sabet 6 Juara
    Rabu 10-07-2019 - 19:24
    Pekas Lanud Rsn Hadiri Musrembang Rpjmd Provinsi.Riau
    Senin 01-07-2019 - 19:06
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Bangai.iD | ruang inspiratif