Kamis, 05 08 2021 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Isu Kanker Usus Besar Tak Bisa Disembuhkan Ternyata Hoax
Kamis, 06-12-2018 - 21:04:30 WIB
Foto: Ilustrasi Kanker usus besar/Viva*
TERKAIT:
 
  • Isu Kanker Usus Besar Tak Bisa Disembuhkan Ternyata Hoax
  •  

    BANGAI.ID, JAKARTA - Akhir-akhir ini masyarakat dibuat resah dengan kabar yang beredar melalui pesan berantai mengenai isu kanker usus besar yang disebut tidak dapat dicegah dan diobati.

    Menurut Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Ari Fahrial Syam menyatakan bahwa kanker usus besar adalah penyakit yang dapat dicegah dan diobati.

    "Kanker usus besar ketika kita bisa mendeteksinya secara dini, maka bisa diobati. Untuk penderita stadium satu kemungkinan hidup selama lima tahun memiliki persentase 90 persen," ujarnya dalam seminar yang diadakan di Ruang Senat FKUI, Jakarta, Kamis(6/12) Dilansir dari Viva.

    Usus besar yang panjangnya 60 cm – 70cm memiliki fungsi utama menyerap air dari feses. Organ ini bisa terkena kanker karena menjadi tempat tersimpannya kotoran, sehingga usus besar berinteraksi langsung dengan apa yang dikonsumsi.

    "Data terbaru menyebutkan, kanker usus besar menjadi kematian nomor dua yang disebabkan kanker. Sementara dari jumlahnya menempati angka nomor dua, setelah kanker paru-paru," katanya.

    Lalu jika dilihat melalui gender, laki-laki lebih berpotensi terkena penyakit ini, dibanding perempuan.

     Adapun faktor-faktor yang menyebabkan kanker usus besar ialah terlalu banyak memakan daging merah dan kurangnya mengkonsumsi buah dan sayuran.

    Selain itu perokok pasif dan aktif juga rentan terkena penyakit ini. Faktor lainnya ialah kegemukan, kurang bergerak dan terlalu banyak konsumsi alkohol. 

    Ari menyarankan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan apabila mengalami buang air besar berdarah, pola buang air yang tidak teratur, sakit perut secara berulang, turun berat badan, pucat dan terdapat benjolan di perut.

    "Semakin dini ditemukan, harapan hidup akan semakin besar. Masyarakat harus tetap menjaga pola hidup yang sehat," tuturnya.(*)




     
    Berita Lainnya :
  • Isu Kanker Usus Besar Tak Bisa Disembuhkan Ternyata Hoax
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Pekanbaru Ditargetkan Bebas Sampah, Masyarakat Diajak Ikut Peduli
    Rabu 28-07-2021 - 19:52
    Dirut Pegadaian Kuswiyoto Raih 2 Penghargaan CEO 2021
    Rabu 28-07-2021 - 13:06
    Jelang Pemilihan Dirut dan Komisaris PT Petrolium, APJPMI Titip Pesan untuk Pansel
    Minggu 04-07-2021 - 14:47
    OtoXpert Hadir Berikan Service Cepat dan Lebih Hemat di Pekanbaru
    Kamis 24-06-2021 - 12:02
    APJPMI Upayakan Jasa Penunjang Tidak Dirugikan
    Kamis 17-06-2021 - 09:50
    Berkat Pegadaian, Mustahik Dapat Gerobak Berkah yang Layak untuk Jualan
    Kamis 06-05-2021 - 20:23
    Temukan Pelanggaran Perda dan Prokes Covid-19
    Sabtu 21-03-2021 - 23:27
    Rapat Paripurna Pelaksanaan Reses
    Senin 19-03-2021 - 19:52
    DPRD Sahkan Ranperda Inovasi Daerah dan Ranperda PPBD
    Senin 15-03-2021 - 19:52
    Pertanyakan Peredaran Minol di Pekanbaru
    Senin 01-03-2021 - 20:15
    Nakes Libur adalah Wajib
    Jumat 01-01-2021 - 11:37
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Bangai.iD | ruang inspiratif